Archive for 20 March 2009


SEJARAH UNDERGROUND SCENE

Di Bandung sekitar awal 1994 terdapat studio musik legendaris yang menjadi
cikal bakal scene rock underground di sana. Namanya Studio Reverse yang terletak di daerah Sukasenang. Pembentukan studio ini digagas oleh Richard Mutter (saat itu drummer PAS) dan Helvi. Ketika semakin berkembang Reverse lantas melebarkan sayap bisnisnya dengan
membuka distro (akronim dari distribution) yang menjual CD, kaset, poster, t-shirt, serta berbagai aksesoris import lainnya. Selain distro, Richard juga sempat membentuk label independen 40.1.24 yang rilisan pertamanya di tahun 1997 adalah kompilasi CD yang bertitel “Masaindahbangetsekalipisan.” Band-band indie yang ikut serta di kompilasi ini antara lain adalah Burger Kill, Puppen, Papi, Rotten To The Core, Full of Hate dan Waiting Room, sebagai satu- satunya band asal Jakarta.

Band-band yang sempat dibesarkan oleh komunitas Reverse ini antara lain PAS dan Puppen. PAS sendiri di tahun 1993 menorehkan sejarah sebagai band Indonesia yang pertama kali merilis album secara independen. Mini album mereka yang bertitel “Four Through The S.A.P” ludes terjual 5000 kaset dalam waktu yang cukup singkat. Mastermind yang melahirkan ide merilis album PAS secara independen tersebut adalah (alm) Samuel Marudut. Ia adalah Music Director Radio GMR, sebuah stasiun radio rock pertama di Indonesia yang kerap memutar demo-demo rekaman band-band rock amatir asal Bandung, Jakarta dan sekitarnya. Tragisnya, di awal 1995 Marudut ditemukan tewas tak bernyawa di kediaman Krisna Sucker Head di Jakarta. Yang mengejutkan, kematiannya ini, menurut Krisna, diiringi lagu The End dari album Best of The Doors yang diputarnya pada tape di kamar Krisna. Sementara itu Puppen yang dibentuk pada tahun 1992 adalah salah satu pionir hardcore lokal yang hingga akhir hayatnya di tahun 2002 sempat merilis tiga album yaitu, Not A Pup E.P. (1995), MK II (1998) dan Puppen s/t (2000). Kemudian menyusul Pure Saturday dengan albumnya yang self-titled. Album ini kemudian dibantu promosinya oleh Majalah Hai. Kubik juga mengalami hal yang sama, dengan cara bonus kaset 3 lagu sebelum rilis albumnya.

Agak ke timur, masih di Bandung juga, kita akan menemukan sebuah komunitas yang menjadi episentrum underground metal di sana, komunitas Ujung Berung. Dulunya di daerah ini sempat berdiri Studio Palapa yang banyak berjasa membesarkan band-band underground cadas macam Jasad, Forgotten, Sacrilegious, Sonic Torment, Morbus Corpse, Tympanic Membrane, Infamy, Burger Kill dan sebagainya. Di sinilah kemudian pada awal 1995 terbit fanzine musik pertama di Indonesia yang bernama Revograms Zine. Editornya Dinan, adalah vokalis band Sonic Torment yang memiliki single unik berjudul “Golok Berbicara”. Revograms Zine tercatat sempat tiga kali terbit dan kesemua materi isinya membahas band-band metal/hardcore lokal maupun internasional.

Kemudian taklama kemudian fanzine indie seperti Swirl, Tigabelas, Membakar Batas dan yang lainnya ikut meramaikan media indie. Ripple dan Trolley muncul sebagai majalah yang membahas kecenderungan subkultur Bandung dan jug lifestylenya. Trolley bangkrut tahun 2002, sementara Ripple berubah dari pocket magazine ke format majalah standar. Sementara fanzine yang umumnya fotokopian hingga kini masih terus eksis. Serunya di Bandung tak hanya musik ekstrim yang maju tapi juga scene indie popnya. Sejak Pure Saturday muncul, berbagai band indie pop atau alternatif, seperti Cherry Bombshell, Sieve, Nasi Putih hingga yang terkini seperti The Milo, Mocca, Homogenic. Begitu pula scene ska yang sebenarnya sudah ada jauh sebelum trend ska besar. Band seperti Noin Bullet dan Agent Skins sudah lama mengusung genre musik ini.

Siapapun yang pernah menyaksikan konser rock underground di Bandung pasti takkan melupakan GOR Saparua yang terkenal hingga ke berbagai pelosok tanah air. Bagi band-band indie, venue ini laksana gedung keramat yang penuh daya magis. Band luar Bandung manapun kalau belum di `baptis’ di sini belum afdhal rasanya. Artefak subkultur bawah tanah Bandung paling legendaris ini adalah saksi bisu digelarnya beberapa rock show fenomenal seperti Hullabaloo, Bandung Berisik hingga Bandung Underground. Jumlah penonton setiap acara-acara di atas tergolong spektakuler, antara 5000 – 7000 penonton! Tiket masuknya saja sampai diperjualbelikan dengan harga fantastis segala oleh para calo. Mungkin ini merupakan rekor tersendiri yang belum terpecahkan hingga saat ini di Indonesia untuk ukuran rock show underground.

Sempat dijuluki sebagai barometer rock underground di Indonesia, Bandung memang merupakan kota yang menawarkan sejuta gagasan-gagasan cerdas bagi kemajuan scene nasional. Booming distro yang melanda seluruh Indonesia saat ini juga dipelopori oleh kota ini. Keberhasilan menjual album indie hingga puluhan ribu keping yang dialami band Mocca juga berawal dari kota ini. Bahkan Burger Kill, band hardcore Indonesia yang pertama kali teken kontrak dengan major label, Sony Music Indonesia, juga dibesarkan di kota ini. Belum lagi majalah Trolley (RIP) dan Ripple yang seakan menjadi reinkarnasi Aktuil di jaman sekarang, tetap loyal memberikan porsi terbesar liputannya bagi band-band indie lokal keren macam Koil, Kubik, Balcony, The Bahamas, Blind To See, Rocket Rockers, The Milo, Teenage Death Star, Komunal hingga The S.I.G.I.T. Coba cek webzine Bandung, seperti Bandung magazine tentu saja (www.bandungmagazine.com) Death Rock Star (www.deathrockstar.info) untuk membuktikannya. Asli, kota yang satu ini memang nggak ada matinya!

Forum Chatter Bandung 6
bandungmagazine

Yahoo Banners Killer

risih kale y klo banner2 di yahoo muncul trus?!
mudah2n aplikasi ini bisa membantu ngilangin semua banner yg da di yahoo!!
sebener nya dasenk pengen ngejelasin se detail mungkin,,v lg gag da ide eung…(maklum ilmu nulis nya pas-pas’n) xixixixixixi…..

dari pada lama2 ntar keburu basi,,mnding langsung donlot z deh

click to download

thkns to : Forum Chatter Bandung 6

Melacak IP BOOTER

uk mendapatkan IP Address pada booter, kita lakukan beberapa
langkah dibawah berikut ini :

Info : Para booter/bomber pada umumnya menggunakan Multi Login
ID dengan Protocol Server YMSG port 5050. Booter ini menggunakan boot
spt, Boot PM, Boot Voice, Invite Packet atau Sniff packet, tanpa mereka
sadari hal ini bisa menjadi bumerang kepada mereka. Kalau untuk Boot
PM masih sulit untuk melacak IP booter, hampir semua booter menggunakan Invite Sending Packet System.

Ok…kita mulai caranya mendapatkan IP mereka.

Pertama: kita nyeduh kopi,,trus bakar rokok dlu…xixixixi…klo udah,,

matikan semua Firewall yang ada di system kita
supaya Packet nya masuk ke system kita agar lebih mudah melacak IP
booter

Kedua : biar gag terllu kaku,,mnding ngmil snack dlu,,krna kita  harus menggunakan program X-Netstat Professional ,
untuk Serial krack-nya sudah saya sertakan disini. Pada program X-Netstat di menu
TOOLS >> OPTION kita ke opsi PACKET SNIFFER

Pada Packet Sniffer, kita tentukan jenis kecepatan koneksi
internet yang kita miliki sekarang ini dan secara otomatis akan di-set
kecepatan Incoming dan Outgoing Bandwith.

Setelah di tentukan kemudian kita klik OK dan kita dapat online
di Yahoo Messenger, MSN atau ICQ tanpa firewall atau Tunnel. (kita juga
dapat menggunakan CHAT CLIENT)

Bila ada boot yang masuk berupa Invite Sending Packet System
Melebihi kecepatan sniffer yang sudah kita tentukan akan terlihat di
list dari mana Packet itu datang dan disitulah IP nya akan terlihat
secara jelas dan pada list kita di X-Netstat Pro klik kanan IP yang
mengirim packet tersebut dan pilih Kill Connection maka Packetnya akan
balik ke si pengirimnya….!!!

Link : NEtStat

X-NetStat Professional 5.46
Name : SinaDiR
E-Mail : Sina_DiR [at] Yahoo [dot] CoM
Serial : 83C3B-D1601-0F560-7DCDC-5AEFA

semoga membantu…

thnks to :admin & member  Forum Chatter Bandung 6

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.